Friday, 25 November 2022

7 Pilihan Makanan Pembuka Khas Indonesia yang Paling Populer

 


    Appetizers atau makanan pembuka merupakan hidangan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Di antara berbagai menu makanan pembuka yang tersedia, kami menemukan menu yang jarang ditemukan di luar negeri.  
    Perkedel jagung, kue semprong dan martabak dapat kita temukan di hampir setiap kota dengan ciri khasnya masing-masing. Di bawah ini kita akan membahas makanan pembuka yang populer di Indonesia dan paling mudah ditemukan hampir di setiap kota di Indonesia.   

 

  1. Bakwan 


    Bakwan adalah masakan yang berisi aneka sayuran yang dicampur dengan tepung kemudian digoreng. Umumnya makanan ini dijajakan oleh para perajin goreng, baik dengan gerobak maupun di warung makan. 
    Setiap kota memiliki panggilan berbeda untuk makanan ini. Seperti di Jawa Barat disebut Balabala, di Jakarta disebut Bakwan sedangkan di Surabaya disebut OteOte. 
    Biasanya bahan nabati yang digunakan untuk membuat bakwan ini bisa berupa taoge, kol, dan wortel yang diiris tipis kemudian dicampur jadi satu. 

 

  1. Batagor 


    Bakso tahu goreng yang paling terkenal berasal dari Jawa Barat atau biasa dikenal dengan batagor (pangsit tahu goreng). Makanan ini berasal dari pengaruh Chinese food. Orang Indonesia biasanya memakan makanan ini sebagai camilan atau di antara waktu makan.
    Lebih enak kalau ditambah saus pedas atau saus kacang. Makanan ini biasanya disajikan sebagai pelengkap Lontong Balap dan makanan ini juga bisa dimakan sebagai snack.

  1. Risoles 


    Risoles merupakan salah satu makanan ringan yang ada di Indonesia. Awalnya, makanan ini dibuat di Prancis dari bahasa Latin russeolus, yang berarti kemerahan.     
    Di Indonesia, risole hampir mirip dengan dadar gulung, hanya saja dari segi penambahan, rasa, dan isiannya yang berbeda. Risoles lebih mirip dengan karotenoid kecuali ukurannya lebih kecil, biasanya diisi dengan bahan manis dan manis, sering diisi dengan daging atau ikan yang diparut/lunak, dan dicampur dengan sedikit sayuran.

 

  1. Cireng 

    
    Cireng adalah singkatan dari Aci (Kanji) Goreng adalah makanan jajanan daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang mengandung pati atau tapioka sebagai bahan utama. Makanan ini sangat populer di wilayah Jawa Barat, bahkan di Bandung makanan ini dijual dalam berbagai bentuk dan rasa. 
    Bahan-bahan tersebut antara lain tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang, dan minyak goreng.

  1. Lumpia 


    Makanan yang satu ini merupakan salah satu jajanan yang disukai banyak orang karena rasanya yang enak. Makanan ini berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Di Semarang kita bisa menemukan jajanan ini mulai dari rumah makan hingga pedagang kaki lima. 


  1. Martabak


    Martabak adalah makanan yang dibuat melalui pengaruh makanan Arab yang disebut Mutabbaq. Sejak diperkenalkan di Indonesia, makanan ini langsung menjadi salah satu makanan jajanan terpopuler.   
    Martabak memiliki variasi yang berbeda-beda tergantung dari lokasi atau kota pembuatannya. Martabak umumnya dibagi menjadi 2 jenis yaitu martabak manis yang terbuat dari adonan tepung kemudian dilapisi dengan berbagai rasa seperti coklat, keju, pisang dan lainnya.
    Jenis kedua adalah martabak gurih atau martabak telur yang diolah dengan Campuran telur dan tepung yang digoreng kering. 

 

  1. Serabi 


    Serabi adalah pancake khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras. Serabi bisa dicampur dengan santan atau sendiri. Pancake tradisional awalnya memiliki sedikit rasa, yaitu polos, dengan topping oncom, atau dicampur dengan telur. 
    Namun kini banyak yang membawa inovasi ke pasaran dengan menggunakan topping dengan rasa yang berbeda-beda seperti coklat, strawberry, pisang, kornet dan masih banyak varian lainnya. Serabi ini asli Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda.

Monday, 21 November 2022

Cerita Unik Tempat Wisata Baturaden



Lokawisata Baturaden adalah sebuah objek wisata yang terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng selatan Gunung Slamet. Baturraden karena letaknya yang berada di lereng gunung membuat daerah ini memiliki udara yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama pada malam hari.

Baturraden juga merupakan kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan lokal terutama pada hari Minggu dan hari libur nasional. Kondisi ini menyebabkan banyak hotel dan villa didirikan di sini.


Lokawisata Baturaden

Berikut ini beberapa spot lokawisata di Baturaden : 


1. Pancuran Pitu Baturaden 

Baturraden Pemandian air panas yang mengandung belerang. Dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Terletak di atas Pancuran Telu. 

2. Pancuran  Telu

Pemandian air panas yang mengandung belerang. Dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Terletak di bawah Pancuran Pitu. 

3. Campground 

Merupakan area camping ground yang sering digunakan oleh para pecinta alam dan penikmat kegiatan outbond. Tahun 2001 lalu, tempat ini dijadikan tempat Jambore Nasional Pramuka. 

4. Taman Kaloka Widya Mandala 

Kaloka Widya Mandala Baturraden atau Wisata Edukasi Wanasuka Baturraden merupakan kebun binatang sekaligus tempat wisata edukasi yang diresmikan oleh Bupati Banyumas H. Djoko Sudantoko pada 17 Mei 1995. 

Di Taman Kaloka Widya Mandala Baturraden ada berbagai macam hewan yang berasal dari dalam dan luar negeri seperti dari Australia, Asia dan Belanda. Koleksinya antara lain: Sapi, Kambing Berkaki Tiga, Gajah, Beruk (Buing), Buaya Irian, Piton, Kaswari, Monyet, Landak, Iguana, Cendrawasih, Kelelawar, Ayam Kate, Ayam Mutiara, Orang Utan, Elang Bondol, Rusa.

Di tempat ini juga terdapat Museum Satwa Langka, seperti: Harimau Sumatera, Beruang Madu, dan Harimau Mendung. Pemandian Air Panas  Curug Ceheng, Wahana Wisata Lembah Combong Lembah Combong Permainan Paint Ball dan  Telaga Sunyi.


Baturaden adalah salah satu tempat wisata yang paling populer di Banyumasan, Jawa Tengah. Baturaden tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga beragam wahana seru untuk dinikmati saat liburan keluarga. 

Namun siapa sangka di balik pemandangan indah ini ternyata ada kisah cinta tragis seperti Romeo atau Juliet. Tak hanya itu, ada beberapa fakta menarik lainnya seputar jalan-jalan di Baturaden dan berikut ini cerita uniknya.

Legenda Patung Pria dan Wanita di Baturaden 

Saat Anda berkunjung ke Baturaden, Anda akan menemukan patung pria dan wanita yang menjadi ciri khas objek wisata ini. Ternyata patung tersebut menggambarkan Batur dan Raden. Kemunculan Batur dan Raden merupakan sebuah legenda yang diyakini masyarakat sebagai awal terbentuknya kawasan Baturaden.

Kisah cinta tragis seperti Romeo dan Juliet Batur dan Raden telah menjadi ikon Bhaturaden, legenda kisah cinta tragis Banyumasan. Nama Baturaden konon berasal dari nama dua kekasih yang cintanya tidak direstui orang tua.

Seorang putri bernama Raden jatuh cinta dengan seorang pelayan bernama "Batur". Keduanya mengadakan pertemuan rahasia sampai mereka kawin lari dan memutuskan untuk melahirkan seorang anak. 

Namun, suatu hari, Raja berhasil menemukan putrinya dan mengirimnya pulang. Karena Raden menolak, raja marah dan menikam suaminya dengan keris.

Raden sangat sedih dan marah ketika melihat suaminya meninggal. Pada akhirnya, dia mengambil keris dari tangan ayahnya dan menikamnya ke tubuhnya. Dari situlah muncul nama Bhaturaden, yang dikenal sebagai tempat meninggalnya Batur dan Rahden. 

Tak cuma itu, ada fakta menarik lainya dari tempat wisata Baturaden. Meski terkenal dengan wisata alamnya yang berada di kaki Gunung Slamet, selain wisata alam, Batuladen juga memiliki beberapa tempat wisata modern yang tidak terlalu menarik untuk dikunjungi.

Beberapa di antaranya adalah Baturaden lokawaisata, Small World (Taman Miniatur Dunia), dan Forest Island Baturaden, serta tempat wisata edukasi wahana dinosaurus.


Wednesday, 16 November 2022

Keunikan Prosesi Adat Pernikahan Bugis

Masyarakat dari daerah Sulawesi Selatan khususnya suku Bugis Makassar sangat menjaga budaya aslinya. terutama dalam acara pernikahan. Banyak ritual sakral yang dilakukan selama pernikahan adat Bugis. Selain makna yang dalam, rangkaian ritual ini juga dimaksudkan untuk menjamin kelancaran pernikahan dan mendapat ridho Tuhan. Ini adalah urutan prosesi  Bugis. 

1. Mamanu'-manu' 

Prosesi ini dilakukan sebelum upacara pernikahan. Pengantin pria akan pergi ke orang tua pengantin wanita dan meminta izin untuk menikahi idolanya. Momen ini juga digunakan untuk membicarakan nilai panai dan mahar, jika pihak keluarga mempelai wanita benar-benar menerima lamaran sang pria. 


2. Mappetuada 

Setelah tahap pengisian selesai, prosesi pernikahan adat Bugis dilanjutkan dengan tahap mappetuada. Acara mappetuada ini dimaksudkan untuk mengumumkan apa yang telah disepakati sebelumnya mengenai tanggal pernikahan, mahar dan lain-lain. Biasanya dalam mappetuada, lamaran pernikahan diresmikan dengan memberikan hadiah berupa perhiasan kepada pihak wanita. 


3. Mappasau Botting dan Cemme Passih 

Setelah membagikan undangan pernikahan, botting mappasau, yang berarti merawat kedua mempelai, adalah salah satu ritual pertama dalam upacara pernikahan. Acara ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut sebelum hari besar.

Selama tiga hari tersebut kedua mempelai menjalani terapi tradisional seperti sauna dan menggunakan bedak hitam yang terbuat dari campuran beras ketan, asam jawa dan jeruk limau. Cemme passih sendiri adalah pemandian anti gesekan yang diciptakan untuk memohon perlindungan Tuhan dari bahaya. 

 

4. Mappanre Temme

Karena mayoritas orang Bugis beragama Islam, maka pada sore hari menjelang pernikahan diadakan acara mappanre temme atau khatam al-Qur'an dan pembacaan barzanji di bawah arahan seorang imam. 


5.Mappacci / Tudammpenni 

Mappasili sendiri merupakan prosesi siraman. Prosesi siraman ini bertujuan untuk menolak bala dan menyucikan jasmani dan rohani kedua mempelai. Biasanya air mancur atau mappasili berasal dari tujuh mata air dan juga berisi tujuh jenis bunga. Apalagi ada mappasili koin lokal. 

Setelah menyelesaikan mappasili, para tamu  yang hadir akan saling berebut koin yang ada di dalam air mappasili. Koin yang dimenangkan akan diberikan kepada anak-anak mereka yang belum menikah. 

Orang Bugis Makassar memiliki keyakinan bahwa anak-anaknya akan dengan mudah mendapatkan jodoh setelah memiliki koin tersebut. Selain itu, orang tua dan sepupu pengantin biasanya akan mandi setelah pengantin selesai. Semua ini dilakukan agar orang tua dan sepupu kedua mempelai juga menjadi pasangan yang mudah. 


6. Mappenre Botting

Mappenre botting artinya mengantar pengantin pria ke rumah pengantin wanita. Pengantin pria dikawal oleh prosesi tanpa kehadiran orang tuanya. Prosesi biasanya meliputi indo botting (tuan rumah pengantin wanita) dan Passpi (pengiring pengantin wanita). 


7. Madduppa Botting

Setelah mappenre botting, upacara madduppa botting dilakukan atau pengantin pria disambut. Resepsi ini biasanya dilakukan oleh dua orang penyambut (perempuan dan  remaja laki-laki), dua pakkusu-kusu (perempuan yang sudah menikah), dua palipa sabbe (kerabat laki-laki dan perempuan setengah baya dengan status yang sama), sebagai wakil dari pengantin dan orang tua pengantin pria). ) dan seorang wanita yang menyebarkan wenno. 


8. Mappasikaraw / Mappasiluka 

Setelah akad nikah, pengantin pria dibawa ke kamar pengantin wanita untuk pertemuan pertama. Bagi orang Bugis, sentuhan pertama mempelai pria memegang peranan penting dalam kesuksesan kehidupan berumah tangga kedua mempelai. 


9. Marola / Mapparola 

Pada titik ini, pengantin wanita kembali ke rumah pengantin pria. Bersamaan dengan arak-arakan, mempelai wanita membawa sarung tenun sebagai hadiah pernikahan untuk keluarga suaminya. 


10. Mallukka Botting

Selama prosesi ini,  pengantin melepas pakaian pernikahan mereka. Setelah itu, pengantin pria biasanya memakai celana panjang hitam, kemeja putih panjang  dan peci, sedangkan pengantin wanita memakai rok atau celana panjang, kebaya dan kerudung. Selanjutnya mempelai pria dililitkan pada tubuhnya dengan tujuh helai kain sutera, yang kemudian dilepas satu per satu. 


11. Ziarah 

Setelah hari pernikahan, kedua mempelai bersama keluarga mempelai wanita melakukan ziarah ke makam leluhur. Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa syukur atas pernikahan yang telah berjalan dengan baik. 


12. Massita Beseng 

Untuk mengakhiri rangkaian upacara pernikahan, kedua keluarga calon pengantin bertemu di rumah mempelai wanita. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara kedua keluarga. 


Demikianlah adat pernikahan Bugis yang bisa Anda ketahui. Banyak orang terkadang lebih memilih pernikahan modern daripada pernikahan tradisional karena dianggap lebih sederhana. Namun tak ada salahnya mengikuti prosesi adat tersebut. Selain melestarikan budaya pernikahan, juga akan membawa lebih banyak warna.


Baca juga: Baju Adat Perempuan Sumatera


Monday, 14 November 2022

3 Rekomendasi Tempat Wisata Baturaden Keren

Tempat Wisata Baturaden Keren

Tempat Wisata Baturaden Keren


Jawa Tengah punya banyak spot wisata menarik. Salah satunya Baturaden di Banyumas. Wisata Baturaden merupakan tempat wisata yang terletak di sebelah utara Kota Purwokerto atau tepatnya di lereng gunung Slamet. Sekarang kita akan melihat wisata alam yang indah dan romantis yaitu Baturaden.


Wisata Baturaden Jawa Tengah banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, tidak sedikit hotel dan villa cantik berdiri di kawasan ini untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal di kawasan Baturaden, dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang asri membuat wisatawan betah di setiap hotel atau villa di Baturaden. 


Lokasi Tempat Wisata Baturaden


Untuk mengunjungi tempat wisata Baturaden anda hanya perlu menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum dengan waktu tempuh sekitar 15 menit, jarak tempuh dari Kota Purwokerto sekitar 15 km.


Jika ingin menggunakan angkutan umum, Anda hanya perlu menuju terminal utama Purwokerto dan mencari angkutan umum dengan jalur Baturaden. Baturaden sendiri terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

 Jalur untuk menuju lokasi wisata Baturaden cukup mudah, namun anda perlu berhati-hati karena untuk menuju kawasan ini anda harus menempuh jalan dengan tanjakan yang tajam.


Tempat Wisata Baturaden 


Baturaden merupakan tempat wisata alam yang indah, di Indonesia memang banyak terdapat tempat wisata alam yang indah seperti Wisata Alam Bogor, namun Baturaden tidak kalah indahnya dengan tempat wisata alam lainnya.


Banyak wisatawan yang datang ke tempat ini untuk memanjakan mata begitu agungnya keagungan Tuhan.  di kawasan Baturaden terdapat beberapa spot menarik, jika anda datang ke tempat ini sayang jika tidak mengunjungi beberapa spot wisata Baturaden berikut ini :


1. Pancuran Pitu dan Pancuran Telu Baturaden 


Pancuran Pitu dan Pancuran Telu Baturaden


Pancuran Pitu dan Pancuran Telu Baturaden merupakan tempat favorit para wisatawan yang datang ke Wisata Baturaden, kawasan ini merupakan sumber air panas dengan pemandangan yang indah. 


Anda akan menikmati pemandian alam dengan suhu berkisar antara 60 hingga 70 derajat celcius, tidak sedikit yang datang kesana untuk terapi air panas berbagai penyakit.  kawasan ini merupakan salah satu wisata di Baturaden.


Selain pemandian air panas anda juga bisa menikmati banyak belerang pijat tersedia di tempat Untuk ini, hanya dengan membayar 7.500 hingga 15.000 rupiah Anda dapat menikmati pijatan ini.


2. Telaga Sunyi Baturaden


Telaga Sunyi Baturaden


Telaga Sunyi juga merupakan salah satu destinasi wisata di Kawasan Wisata Baturaden, Telaga Sunyi merupakan mata air yang bersih dan jernih. Masyarakat menjadikan tempat ini keramat, sehingga wisatawan dilarang mandi atau berenang di tempat ini demi keselamatan pengunjung.


Saat anda pergi ke tempat ini anda akan merasa tidak sedang berada di Indonesia, karena lokasi dan kondisinya seperti di negara lain seperti jepang, jernih dan sejuk diiringi kicau burung yang merdu, bagi anda yang ingin menenangkan diri, Anda harus mencoba untuk datang ke tempat ini.


3.  Bumi Perkemahan Wana Wisata Baturaden


Bumi Perkemahan Wana Wisata Baturaden


Selain destinasi wisata diatas, Kawasan Wisata Baturaden juga memiliki bumi perkemahan yang biasa digunakan untuk berkemah, pada tahun 2001 tempat ini pernah menjadi lokasi Jambore Nasional Gerakan Pramuka. Berkemah di tempat ini anda akan menikmati keindahan alam hutan baturaden yang tidak akan anda dapatkan di tempat lain.


Itulah tadi tempat wisata di Baturaden yang keren, berbasis alam yang cocok untuk menenangkan diri. Selamat berwisata.


Baca juga: 4 Tempat Wisata di Bali Ini Luar Biasa Indah dan Mempesona!


Monday, 17 October 2022

Baju Adat Perempuan Sumatera

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera, Cantik Banget!

Sumber: Orami

Baju adat simple untuk perempuan sumatera memiliki ciri khas tersendiri. Setiap baju adat akan dan bisa dikenal dengan beberapa ciri yang terlihat cukup signifikan di beberapa sisi. Baju adat yang ada di sumatera sendiri juga memiliki penyebutan atau nama yang berbeda tergantung darimana baju adat tersebut berasal. Berikut Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera antara lain :

Limpapeh rumah nan gadang

Sumber: Kompas.com

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera yang pertama yakni limpapeh rumah nan gadang. Baju adat ini memiliki ciri khas yang cukup kontras yakni hiasan kepalanya yang memiliki bentuk mirip seperti atap rumah khas sumatera barat. Limpapeh sendiri juga memiliki arti yakni seorang perempuan yang juga menjadi seorang ibu merupakan sosok yang begitu penting. Bagaikan tiang tengah jika roboh maka seluruh bangunan akan turut terkena imbasnya. Ini merupakan sebuah filosofi dimana seorang wanita harus dijaga dan dihormati.

Lambak

Sumber: Catatanbunda

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera yang kedua adalah lambak. Pakaian adat ini menjadi pelengkap dari limpapeh rumah nan gadang. Lambak sendiri memiliki bentuk menyerupai sarung dan dilengkapi dengan berbagai jenis corak yang turut serta melambangkan daerahnya masing – masing. Cara memakainya sendiri yakni dengan mengikatnya di pinggang dengan erat serta Anda juga perlu menyusun bagian belahan untuk membuatnya tampil elegan. 

Bundo kanduang

Sumber: Majalah Gpriority

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera yang ketiga adalah bundo kanduang. Pakaian adat ini merupakan salah satu dari pakaian kebesaran yang dikhususkan untuk wanita dan digunakan setelah menikah. Disetiap daerah memiliki ciri khas yang berbeda sehingga warna, corak serta aksesoris yang dikenakan juga akan berbeda. 

Baca juga: Baju Adat Perempuan Jawa

Tingkuluak tanduak

Sumber: Kabar Daerah Sumbar

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera yang keempat yakni tingkuluak tanduak. Pakaian adat ini memiliki penutup kepala yang bentuknya menyerupai tanduk kerbau. Pada awalnya tingkuluak tanduak ini terbuat dari bahan dasar berupa kain songket yang tebal dan ditenun dengan rapi. Dengan terbuat dari kain songket, tingkuluak tanduak juga masih dipadukan dengan benang yang berwarna emas sebagai ciri khasnya. Anda bisa mengenakan tingkuluak tanduak ini dengan membentuknya seperti selendang panjang. Dengan memilih tanduk kerbau ini menjadikan tingkuluak tanduak sebagai ikoniknya khas dari budaya minang. 

Tingkuluak balapak

Sumber: Padangkita.com

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera yang kelima adalah tingkuluak balapak. Baju adat ini digunakan ketika hendak menikah dan para perempuan yang menggunakannya akan terlihat anggun dan mempesona. Bentuknya yang sama seperti atap dari rumah gadang ini akan segera diketahui bahwa asal dari tingkuluak balapak dari sumatera barat. Tingkuluak balapak ini juga masih dihiasi minsie dan membuat tampil elegan.

Tingkuluak balenggek

Sumber: Langgam .id

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera yang keenam yakni tingkuluak balenggek. Ada adat khusus yang di jaman dulu menggunakan tingkuluak balapak hanya boleh dilakukan oleh kaum bangsawan ataupun keturunan penghulu. Jika terdapat perempuan yang menggunakannya dan bukan berasal dari yang disebutkan tadi, maka harus melalui izin adat. 

Tingkuluak sapik udang

Sumber: Halonusa.com

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera yang ketujuh adalah tingkuluak sapik udang. Bahan dari tingkuluak udang terbuat dari kain sarung dan wanita juga akan mengenakan mukena yang dilipat secara khusus menjadi bentuk segi empat. Tingkuluak juga bisa digunakan sebagai perlengkapan shalat. 

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Sumatera dapat dilestarikan dan digunakan di berbagai acara. Memakai pakaian adat akan turut serta menjunjung tinggi budaya bangsa.

Baca juga: Baju Adat Laki-laki Jawa




Baju Adat Laki – Laki Jawa

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa, Tetap Gagah dan Tampan!

Sumber: IDN Times

Baju adat simple untuk laki – laki jawa dapat digunakan untuk melestarikan budaya. Baju adat pada umumnya digunakan untuk acara tertentu. Acara yang dilakukan dan banyak mempergunakan baju adat adalah memperingati hari kartini. Meski ini merupakan suatu perayaan yang bersifat tradisi, namun Anda tetap bisa menggunakan baju adat untuk acara seremoni lainnya. Berikut Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa antara lain :

Baju surjan lurik

Sumber: Bukalapak

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa yang pertama adalah baju surjan lurik. Baju ini kental dengan adat jawa serta memiliki berbagai macam filosofi yang menarik. Dengan adanya kancing yang berjumlah 2 melambangkan dua kalimat syahadat dan dari segi desainnya, baju ini begitu kokoh dan garis – garis lurik yang jelas. Untuk acara tertentu, baju surjan lurik banyak digunakan oleh kalangan masyarakat jawa. Baju surjan sendiri sebenarnya memiliki 2 jenis namun khusus surjan lurik ini diperuntukkan bagi masyarakat jawa non kerajaan. Didalamnya juga dilengkapi beberapa aksesoris seperti blankon, baju dan bawahan. Para pria yang mengenakannya akan terlihat menarik.

Baju tedak siten

Sumber: Fimela.com

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa yang kedua adalah baju tedak siten. Baju ini melambangkan arti yang cukup luas yakni melangkah ke bumi. Baju tedak siten biasa digunakan sebagai acara prosesi atau biasa dikenal sebagai prosesi tedak siten. Biasanya anak – anak akan menggunakan pakaian ini dan melalui prosesi sakral khas jawa yang ketat dan simbolik. Sang anak akan didampingi oleh orang tuanya lalu kemudian dengan serentetan acara serta doa dipanjatkan agar sang anak kelak menjadi seorang yang berbakti. Baju ini dilengkapi dengan setelan blankon, atasan dan bawahan. 

Tedak sinten beskap

Sumber: Gramedia.com

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa yang selanjutnya yakni tedak sinten beskap. Baju adat jawa yang satu ini cukup berbeda dari tedak sinten lainnya. Bentuk dari beskap sendiri mirip seperti jas dengan warna yang cukup melimpah atau beragam. Beskap memang terdiri dari berbagai macam warna, namun semuanya tidak bermotif dan tidak memiliki corak. Beskap juga masih dibagi dalam beberapa gaya yakni dari jogja, solo dan keratin kasunanan. Baju ini dilengkapi dengan blankon dan bawahan. Baju ini juga digunakan untuk acara tertentu seperti khitan dan sebagainya.

Baca juga: Mengenal Alat Musik Jawa Tengah, Suling

Jarik dan batik

Sumber: Shopee

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa yang keempat adalah jarik dan batik. Jawa dikenal dengan sentra industry batik tulisnya yang terkenal hingga mancanegara. Batik sendiri meski terlihat simpel, namun untuk proses pembuatannya memakan waktu yang lama. Pakaian ini juga cocok digunakan untuk kegiatan harian sehingga semua orang bisa menggunakannya termasuk lalaki – laki. Setiap wilayah di jawa memiliki motif batiknya sendiri. hal ini sebagai identitas dan tradisi dari setiap wilayah jawa.

Pangsi

Sumber: Tokopedia

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa yang kelima adalah pangsi. Baju ini berasal dari sunda dan memiliki tekstur dan warna yang tidak terlalu mencolok. Pakaian ini terlihat simpel dan memiliki arti dan filosofi yang luas. 

Pesa’an Madura

Sumber: Kumparan

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa yang keenam adalah pesa’an. Baju adat pesa’an berasal dari Madura dan cara pakainya dikombinasikan dengan kaos belang merah putih. 

Gothil

Sumber: Cerdika

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa yang ketujuh adalah gothil. Baju adat ini berasal dari ponorogo jawa timur. Baju ini memiliki ciri khas yakni berwarna hitam polos dan banyak dipakai disaat menjelang acara kesenian reog.

Baju Adat Simple Untuk Laki – Laki Jawa cukup beragam. Menggunakan baju adat merupakan bagian dari cinta budaya tanah air. 

Baca juga: Baju Adat Perempuan Jawa


Baju Adat Perempuan Jawa

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa, Tetap Terlihat Ayu dan Anggun!

Sumber: Detikcom

Baju adat simple untuk perempuan jawa dapat membuat penampilan semakin dewasa. Baju adat merupakan suatu warisan budaya dari nenek moyang yang terus dijaga dan dilestarikan. Saat menggunakan baju adat, maka seketika akan muncul rasa cinta kasih dan kasih sayang yang besar terhadap suatu budaya bangsa. Berikut Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa antara lain :

Kebaya brukat jogja

Sumber: IDN Times

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa yang pertama adalah kebaya brukat jogja. Kebaya ini memiliki ciri khas yakni adanya lipatan kain yang tersambung yang letaknya dari area dada. Kebaya ini bisa juga disebut sebagai kebaya kutu baru. Kebaya brukat jogja ini didesain cukup klasik namun terlihat menawan jika dilihat secara seksama. 

Kebaya lurik wanita

Sumber: Shopee

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa yang kedua adalah kebaya lurik wanita. Didesain cukup simpel dan membawa kesan kuno namun tetap akan membawa kesan modis ketika dipakai. kebaya lurik wanita memiliki motif khas yakni corak ganda yang menjulur dari atas kebawah. Kebaya lurik wanita juga bisa diberikan aksesoris seperti kalung untuk membuatnya semakin anggun dan menawan.

Kebaya encim betawi

Sumber: iNews

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa yang ketiga adalah kebaya encim betawi. Baju adat ini bisa Anda jumpai di betawi Jakarta. Desainnya sendiri seperti perpaduan antara china dan melayu sehingga kesan yang ditimbulkan cukup menarik. Yang menjadi ciri khas dari kebaya ini yakni terletak pada corak warnanya yang beraneka ragam. Kebaya ini juga memberikan kesan yang indah yang terletak pada bordirannya serta kerahnya yang didesain V neck semakin elegan. 

Baca juga: Mengenal Alat Musik Jawa Tengah, Saron

Kebaya sunda

Sumber: Orami

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa yang keempat adalah kebaya sunda. Bentuk dan model dari kebaya ini terletak dari garis leher. Pada garis lehernya, kebaya ini dimotif membentuk garis segi lima yang secara penampilan cukup menarik. Yang membedakan kebaya ini dengan yang ada di jawa lainnya yakni terletak pada pergelangan lengannya. Bagian pergelangan lengan dari kebaya ini dibuat sedikit lebar dan bisa Anda padukan dengan penggunaan kain jarik untuk membuatnya semakin menarik.

Kebaya Madura

Sumber: IDN Times

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa yang kelima yakni kebaya Madura. Yang membuat kebaya Madura berbeda yakni pada kebaya ini desainnya dibuat hanya sampai di bagian pinggang. Di belakang dari kebaya ini dibuat meruncing kebawah sehingga membuatnya tampak elegan. Setiap ada acara tertentu, di Madura sering menggunakan kebaya ini baik untuk memperingati hari besar Nasional dan acara penting lainnya. Corak serta warna yang ada pada kebaya ini cukup banyak sehingga Anda bisa memilih warna sesuai dengan keinginan.

Kemben

Sumber: Grid.id

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa yang keenam adalah kemben. Baju adat ini menjadi salah satu yang simpel dan digunakan untuk menutup bagian dada dari wanita. Baju adat ini berasal dari wilayah jawa tengah dan identic dengan baju khas yang cara pakainya dililitkan hingga pinggul. Saat ini, kemben bisa ditemui dengan pemakaian yang lebih praktis dan efisien. 

Baju ning

Sumber: Surabaya Hari Ini

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa yang ketujuh adalah baju ning. Baju ini merupakan baju adat khas yang dipakai oleh wanita dan biasanya akan digunakan secara berpasangan dengan pria. Baju ning ini memiliki ciri khas yang terlihat dari perpaduan kebaya serta jarik. 

Baju Adat Simple Untuk Perempuan Jawa dapat dilestarikan dan digunakan di berbagai acara. Memakai pakaian adat akan turut serta menjunjung tinggi budaya bangsa.

Baca juga: Mengenal Alat Musik Jawa Tengah, Suling


Wednesday, 12 October 2022

Mengenal Alat Musik Jawa Tengah, Suling

Contoh Alat Musik Tradisional Jawa Tengah Suling, Simak di Sini!

Sumber: BukaReview

Suling atau seruling adalah salah satu contoh alat musik tradisional Jawa Tengah. Beberapa daerah lain termasuk Jawa Barat juga punya alat musik khas serupa. Kali ini akan dibahas tentang suling bambu dan cara memainkanya yang banyak dijumpai pada pertunjukan musik tradisional Indonesia.

Indonesia sendiri adalah negara yang kaya, tidak hanya kaya sumber daya alam, tapi juga kaya budaya dan kesenian yang ada di hampir setiap daerah. Kekayaan seni ini misalnya adalah alat musik khas atau alat musik tradisional. 

Nah pada kesempatan kali ini, akan sedikit dibahas tentang suling sebagai salah satu contoh alat musik tradisional Jawa Tengah, juga dibahas sedikit cara memainkannya supaya hasilkan suara yang merdu. Selain di Jawa Tengah, masyarakat Jawa Barat juga menjadikan alat musik suling sebagai salah satu alat musik tradisional khas mereka, biasanya untuk mengiringi berbagai instrumen termasuk Jaipong maupun musik musik sunda lainya.  Simak selengkapnya berikut ini.

Suling alat musik tradisional Jawa Tengah 

Contoh alat musik tradisional Jawa Tengah 

Sumber: Inibaru.id

Salah satu daerah yang punya alat musik tradisional adalah Jawa Tengah. Ada banyak alat musik khas di wilayah ini yang sampai sekarang masih terus dilestarikan meskipun tergerus oleh musik musik dan budaya modern. Suling, adalah salah satunya. Seruling atau suling merupakan contoh alat musik tradisional Jawa Tengah yang sampai sekarang masih lestari. 

Suaranya yang merdu, membuat alat musik satu ini istimewa. Biasanya suling dimainkan untuk mengiringi instrumen musik musik tertentu seperti dangdut, keroncong, campur sari dan tari tarian tradisional. 

Baca juga: Mengenal Alat Musik Jawa Tengah, Saron

Pengertian suling bambu alat musik tradisional Jawa Tengah

Sumber: Kompasiana.com

Suling bambu merupakan salah satu alat musik tradisional Jawa Tengah. Seperti namanya suling ini dibuat dari bambu dan cara memainkanya dengan ditiup. Kini ada juga seruling elektrik. 

Cara Memainkan musik tradisional Jawa Tengah suling bambu

Sumber: BukaReview

Suling bambu yang dikenal juga dengan nama suling bambu adalah alat musik tiup tradisional yang terbuat dari  bambu. Hal ini menurut buku berjudul Ensiklopedia Pelajar dan Umum  ditulis oleh Gamal Komandoko (2010: 148).

Cara memainkan alat musik suling dengan ditiup.  Suling masuk dalam  instrumen musik aerophone. Artinya adalah suara yang dihasilkan berasal dari hembusan atau tiupan angin.

Untuk memainkannya, Alat musik suling bisa dimainkan dengan cara meniup lubang pasa bagian pangkal alat musik tersebut. Ketika meniup lubang pada bagian pangkal suling,  ujung jari-jari tangan juga harus bergerak untuk menutup dan membuka lubang-lubang yang fungsinya untuk penghasil atau mengeluarkan nada.

Kemudian, suara bunyi suling hasilkan suara merdu, perlu dipahami teknik meniup suling yang benar sehingga tidak fals atau sumbang. Teknik meniup suling ini bisa diterapkan dengan cata hembuskan nafas secukupnya, sedang, tidak terlalu kecil maupun besar.  Anda hanya perlu meniupnya menggunakan hembusan nafas dengan stabil supaya suara yang keluar merdu.

Nah itulah tadi sedikit pembahasan tentang suling, salah satu contoh alat musik tradisional Jawa Tengah. Suling atau seruling sendiri menghasilkan suara sangat merdu jika dimainkan dengan teknik yang benar.  Sebagai salah satu warisan budaya nusantara, alat musik tradisional suling atau seruling perlu dijaga keberadaannya dan terbukti hingga kini masih sering digunakan untuk mengisi instrumen instrumen tertentu, seperti musik dangdut, musik keroncong, campur sari, tari tari tarian tradisional dan lain lain. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Baju Adat Simple Untuk Laki-laki Sulawesi dan Maluku


Tuesday, 11 October 2022

Mengenal Alat Musik Jawa Tengah, Saron

Mengenal Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Saron. Sudah Tahu?

Sumber: Wikipedia

Gamelan adalah ansambel yang memadukan beberapa jenis  musik perkusi, termasuk musik saron pada dalamnya.

Alat musik saron mempunyai bentuk yang khas, terdiri berdasarkan 7 atau 14 bilah atau wilah yang terbuat berdasarkan bahan logam perunggu.

Alat musik saron mempunyai bentuk yang khas, terdiri berdasarkan 7 atau 14 bilah atau wilah yg terbuat berdasarkan bahan logam perunggu.

Alat musik ini diletakkan pada atas wadah kayu berongga bernama rancakan kijingan. Alat musik ini dimainkan menggunakan cara dipukul menggunakan tongkat pemukul spesifik.

Asal usul nama Saron

Sumber: Orami

Nama saron dari berdasarkan soran yg mengalami metatetis atau pergantian alfabet  hidup atau alfabet  mati.

Dalam bahasa Jawa Tengah, saron berarti bunyi nyaring atau keras, sinkron menggunakan suara yg dihasilkannya. Alat musik saron pada permainan gamelan punya peranan penting.

Setidaknya diperlukan 4 saron pada 1 set perangkat gamelan, yang masing-masing membentuk susunan nada pentatonis, berupa nada pelog & slendro yg lincah & riang.

Jenis Jenis Saron

Sumber: Dunia Kesenian

Saron laras pelog berjumlah 7 bilah, saron laras slendro berjumlah 6 bilah. Alat musik saron terbagi atas beberapa jenis dengan ukuran & kegunaannya masing-masing. berikut jenis-jenis saron yg dipakai pada pertunjukan gamelan.

Baca juga: Baju Adat Simple Untuk Laki-laki Sulawesi dan Maluku

1. Demung

Sumber: MIMO

Demung mempunyai karakteristik ukuran paling besar  dibandingkan jenis saron lainnya & membentuk nada menggunakan oktaf tengah. Umumnya pada satu perangkat gamelan terdiri berdasarkan satu atau dua demung.

Namun, spesifik pada gamelan pada keraton yg mempunyai lebih dari dua demung. Demung memainkan balungan gendhing atau lagu gamelan pada daerah masing masing. 

2. Saron Barung

Sumber: National Music Museum

Saron ukuran sedang & beroktaf tinggi. Seperti demung, saron barung memainkan balungan pada daerahnya yang terbatas.

dua saron barung memainkan lagu jalin-menjalin yang bertempo cepat pada teknik tabuhan imbal-imbalan.

Seperangkat gamelan memiliki 1-dua saron barung, namun terdapat gamelan juga yg memiliki lebih berdasarkan 2 saron barung.

Suatu perangkat gamelan sanggup memiliki saron wayangan yg berbilah 9. Sesuai namanya  saron ini dimainkan pada ansambel mengiringi pertunjukan wayang.

3. Saron Panerus (Peking)

Sumber: National Music Museum

Saron panerus atau dianggap jua saron peking mempunyai oktaf yg paling tinggi & ukuran paling mini pada antara yang lainnya. Saron panerus memainkan tabuhan rangkap dua atau rangkap 4 lagu balungan

Cara Memainkan Alat Musik Saron

Sumber: Orami

Alat musik saron dimainkan menggunakan cara memukul bilah-bilah supaya membentuk susunan nada yg indah.

Saron dipukul menggunakan indera pemukul spesifik yg dinamai panakol saron. Panakol saron ini berbahan bahan kayu mirip menyerupai palu.

Pemain saron duduk pada tengah-tengah & memegang panakol menggunakan tangan sebelah kanan.

Sambil memukul bilah-bilah saron, tangan kiri menunda getaran berdasarkan lempengan besi supaya nir bergetar atau berdengung pada saat yg lama.

Menekan bilah-bilah saron jua sanggup dilakukan menggunakan memakai jari tengah dalam tangan kiri. Teknik menekan saron ini dianggap memathet atau pencet.

Terdapat beberapa cara pada memukul atau menabuh saron, yaitu cara biasa sinkron nada, nada yang imbal & menabuh bergantian saron yg satu menggunakan saron yg lainnya.

Cepat lambatnya atau keras lemahnya penabuhan tergantung berdasarkan komando kendang atau jenis gendhingnya.

Misalnya, dalam gendhing gangsaran yg mendeskripsikan syarat peperangan, saron ditabuh menggunakan keras & cepat.

Sementara dalam gendhing gati yg bernuansa militer, saron ditabuh menggunakan tempo lambat tetapi keras. Saat mengiringi sebuah lagu, saron ditabuh menggunakan tempo pelan & halus.

Baca juga: Baju Adat Simple Untuk Perempuan Bali dan Maluku