Thursday, 16 April 2020

Referensi dan Kumpulan Ucapan Belasungkawa yang Mendalam


Budayakita.net - Tentunya anda sering mendengar atau melihat kata-kata dukacita ketika ada kematian seseorang?

Dimana, kata-kata dukacita ini bisa berupa ucapan langsung dari seorang pelayat kepada si mayat/keluarganya, atau berupa karangan bunga maupun pesan singkat lewat ponsel.

Ucapan tersebut juga bisa diselipkan doa supaya yang meninggal bisa tenang di alam sana.

Selain itu, ucapan belasungkawa ini juga bisa sebagai bentuk penghibur untuk mengurangi kesedihan yang dirasakan oleh keluarganya yang ditinggalkan.

Nah, dalam artikel kali ini akan coba merangkum kumpulan ucapan belasungkawa sebagai berikut ini:

Baca juga: Beberapa Makanan Khas Jogja Yang Wajib Kamu Cicipi

Ucapan Belasungkawa


  1. “Innalillahi wainna ilaihiraji’un. Kepulanganmu begitu cepat kepada Sang Khalik. Semua kenangan tentang dirimu akan selalu aku ingat hingga habis usiaku. Disini aku hanya dapat mendoakanmu agar segala amal baikmu diterima dan semua kesalahanmu diampuni oleh Allah SWT. Aamiin.”
  2. “Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah suatu hal yang mudah, berat rasanya, sangat terpukul. Namun, tak ada jalan yang lebih baik selain mengikhlaskannya. Jika kita ikhlas, maka almarhum akan lebih tenang di alam sana. Sesungguhnua kita semua milik Allah dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali berpulang.”
  3. “Aku turut merasakan kesedihan yang engkau rasakan. Tapi ingatlah, bahwa semua ini adalah cobaan yang sedang dilimpahkan oleh Allah kepada hamba-Nya yang kuat. Namun, kesedihan yang datang ini, pasti memiliki makna dan percayalah bahwa Allah selalu memberikan jalan terbaik kepadamu.”
  4. “Sesungguhnya Allah memiliki hak untuk memberi dan mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Sebab, segala sesuatu tersebut hanyalah sebuah titipan. Semoga engkau diberikan kesabaran dan ketabahan atas kepergian almarhum. Doakan agar dapat dipertemukan kembali di surga-Nya kelak. Aamiin.”
  5. “Saya turut berduka cita atas kehilangan yang telah menimpamu hari ini. Saya turut berduka cita, sungguh tak ada yang bisa saya katakan lagi. Saya sangat berduka cita atas semua ini, kamu akan sangat saya rindukan. Kami selalu mendoakanmu di alam sana wahai sahabatku.”
  6. “Saya turut berduka cita atas meninggalnya keluargamu, mudah-mudahan kamu dan keluarga mendapatkan ketabahan atas kejadian ini.”
  7. “Yang telah berlalu biarlah berlalu, yang bisa kita lakukan sekarang ini adalah hanya mendoakannya agar beliau yang telah berpulang menghadap Sang Kholik tenang di alam sana.”
  8. “Dirimu takkan pernah terdua sampai kapanpun, pengabdianmu sebagai seorang guru sangat berarti. Nasihat dan saran mu selalu mengiringi langkah kami dan kemanapun aku melangkah kaki. Engkau telah selayaknya cahaya yang selalu menerangi langkah kami di dalam kegelapan. Selamat jalan guruku tercinta. Semoga engkau tenang di sisi-Nya.”
  9. “Engkau membagikan ilmu yang sangat berguna, yang bisa kujadikan bekal ketika dewasa kelak. Namun, sayangnya disaat engkau telah tiada dan kepergianmu meninggalkan luka yang mendalam bagi semua. Setiap tetesan air mata kami mengiringi kepergianmu, aku hanya bisa berdoa agar Tuhan membukakan jalanmu ke surga-Nya yang seluas langit dan bumi. Aamiin.”
  10. “Telah sedemikian lama rasanya kita menghabiskan waktu bersama, ikatan guru dan murid layaknya ikatan keluarga. Kenangan terindah semasa engkau mendidik kami tidak akan pernah bisa dilupakan seumur hidupku. Jasamu juga akan selalu aku kenang dalam benakku, selamat jalan guruku, semoga engkau dapat hidup tenang di sisi-Nya.”
  11. “Turut berduka cita atas meninggalnya(sebutkan namanya), siswa kami yang cerdas, rajin, dan sholeh. Semoga orang tua diberikan ketabahan dan kemudahan dalam mengarungi hidup selanjutnya. Siswa tersebut telah mengharumkan nama sekolah dalam beberapa lomba akademis. Semoga, prestasi almarhum mampu memberikan kebahagiaan kepada orang tua yang ditinggalkan. Aamiin.”
  12. “Innalillahi wainna ilaihiraji’un. Telah meninggal dunia anak kami(sebutkan namanya) yang telah berjuang melawan penyakit yang diderita. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Serta semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa ikhlas dalam menerima ketentuan Allah. Aamiin.”
  13. “Turut berbelasungkawa. Semoga kamu diberikan kesabaran oleh Allah. Semoga ia berada dalam tempat terbaik di samping Allah.”
  14. “Saya turut bersedih. Semoga beliau diampuni dosanya, ibu kamu, dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan. Aku berdoa agar kamu tidak bersedih dalam waktu lama. Sebab, hidup harus tetap berjalan.”
  15. “Saya turut berduka cita atas segala musibah yang telah menimpamu. Segala sesuatu ini hanyalah sebuah ujian, sesungguhnya semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Jangan khawatir Tuhan selalu ada bersamamu, berdoa lah semoga Tuhan memberikan sebuah jalan keluar.”
  16. “Sebuah kesedihan dan air mata tidaklah mengembalikan sebuah kematian yang sudah di takdirkan. Namun mengikhlaskan sebuah kasih sayang adalah hal yang paling sulit diajarkan dari Tuhan untuk kita. Hanya doa yang bisa kita jadikan jalan untuk mendekatkan diri dan memohon kemudahan darinya atas segala musibah yang kita alami sekarang.” 
  17. “Percayalah sebuah kelahiran adalah kehendak Tuhan dan bukan sebuah kehendak kita. Kematian juga bukan kehendak dan pilihan kita. Namun kehidupan kita adalah sebuah pilihan kita sendiri. Orang yang meninggalka anda lebih bahagia ketika melihat anda bersuka ria daripada bersedih. Hanya doa yang bisa kita panjatkan semoga semua  kebaikannya diterima di sisi-Nya. Sebab hanya itu saja yang pantas untuk segala jasanya selama masa hidupnya. Baginya sebuah kematian adalah sebuah kebahagiaan. Sebab disitu artinya dia harus bertemu dengan penciptanya. Semoga segala kesedihan dihilangkan kepada mereka semua yang ditinggalkan. Serta semoga segala kesuka citaan selalu dilimpahkan kepada mereka yang sedang bersedih.”
  18. “Dia memanglah meninggalkan sudah kita semua disini. Namun semua kenangan indah tentangnya selalu akan abadi di dalam ingatan kita. Ingatlah semua tentangnya, hanya itulah obat rindu yang bisa kita dapatkan saat kita sedang membutuhkan dirinya di sisi kita.”
  19. “Jika hari kemarin adalah sebuah hujan, di esok hari Tuhan selalu menjanjikan sebuah kesuburan dan kebahagiaan di atas tanah yang hujani-Nya. Maka bersabarlah. Bagi orang yang sedang diberikan cobaan oleh-Nya, janganlah membuat hujan tangis yang deras. Sebab Tuhan akan segera memberikan sebuah kebahagiaan untukmu disana.”
  20. “Sebuah kesedihan yang kau rasakan adalah sebuah tanda jika kamu sangat mencintainya, sebuah kebahagiaan yang datang setelah hujan kesedihan mendera adalah suatu tanda jika kamu sangat benar-benar menyayanginya. Dia sekarang sudah bersama Sang Pencipta tak perlu kau risau karena dia akan selalu terjaga di alam sana.”
  21. “Saya juga merasakan kesedihan yang engkau rasakan, semua ini hanyalah sebuah cobaan yang dilimpahkan oleh Tuhan kepada hambanya. Tapi sebuah kesedihan ini pasti mengandung sebuah makna, Tuhan ajan selalu memberikan jalan kepadamu. Percayalah!
  22. “Selamat jalan wahai saudara, aku disini hanya bisa memanjatkan sebuah doa hanya untukmu. Semoga doaku ini diridhoi oleh Tuhan hingga sampai di tanganmu. Semoga tempat terindah selalu ada di hadapanmu.”

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang rangkuman ucapan duka cita ataupun ucapan belasungkawa, semoga ada guna dan manfaatnya.

Baca juga: Penyakit Jantung: Fakta, Penyebab dan Gejala Jantung

No comments:

Post a comment